Rapat Koordinasi Persiapan Konggres Bahasa Jawa VII yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah
Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah Konggres Bahasa Jawa VII 2023 mendatang. Dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan tanggal 14-15 Desember 2022 mulai mengidentifikasi masalah-masalah dari 3 provinsi untuk diangkat dalam Konggres Bahasa Jawa VII dan dicarikan solusinya.
Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah bersama Perwakilan Kab. Brebes, Tegal dan Kota Semarang dan para pakar Revitalisasi Bahasa Daerah (Semarang 13-14 Desember 2022)
Pada ulasan praktik baik Kab. Brebes yang diwakili Juwita Asmara, M.Pd (Kabid Dikdas) memaparkan bahwa pengiriman delegasi FTBI bersumber dari gotong-royong MGMP, MKKS, KKG dan K3S. Tegal tidak memberangkatkan delegasi SMP yang berangkat hanya 5 siswa SD karena alasan anggaran. Perwakilan Kota Semarang yang merupakan juara umum FTBI tahun 2022 lebih siap terkait anggaran maupun penyiapan delegasi. Semoga FTBI tahun 2023 semua kab/kota lebih siap.
Senandung Sekolahku merupakan kumpulan bait-bait puisi yang melukiskan sebuah sekolah. Lingkungan sekolah secara fisik diceritakan secara imajinatif dengan diksi dan permainan bunyi yang indah sehingga menarik untuk dibaca. Kegiatan sekolah yang lazim dan tidak lazim juga dilukiskan secara imajinatif. Keduanya memuat nilai-nilai didik yang dapat diambil sebagai pengalaman hidup secara tidak langsung.
Bisa didapatkan di Dewan Bahasa Jawa Kabupaten Blora
Alam menjadi inspirasi untuk dituliskan menjadi bait-bait puisi. Alam terdiri atas pegunungan, persawahan, pedesaan, lautan, sungai pasir dan batu yang semuanya bisa dijadikan objek sastra. Nuansa alam merupakan kumpulan puisi yang mengambil objek alam untuk menuangkan karya imajinatif yang memuat nilai-nilai kehidupan yang dapat dijadikan pengalaman batin.
Bisa didapatkan di Dewan Bahasa Jawa Kabupaten Blora
Penulis : Isna Purti Astuti, penerbit : Dewan Bahasa Jawa Kabupaten Blora, tinggi buku : 21 cm, jumlah halaman : 22
Laras harapan merupakan semangat perubahan untuk bangkit menuju masa depan yang lebih indah, walau kadang harapan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan. Dengan asa yang menggelegar dan keyakinan yang kuat serta dengan Ijin Allah tentunya harapan tersebut dapat terwujud dan terlaksana sesuai dengan rencana.
Bisa didapatkan di Dewan Bahasa Jawa Kabupaten Blora
“Rembulan di Antara Sepertiga Malam”, adalah antologi puisi yang menceritakan kerinduan orang tua pada anaknya yang menuntut ilmu di sekolah boarding school di sebuah kota kecil. Selama Masa Asih Asuh 3 bulan lamanya, antara orang tua dan anak tidak diizinkan bertemu. Sejak tinggal di asrama, tentu saja orang tua memendam rasa rindu. Kerinduan itu semakin terasa ketika sepertiga malam datang. Di antara sepertiga malam anak-anak melaksanakan salat malam, doa-doa terbaik dipanjatkan. Begitu juga, sebagai orang tua tentu selalu mendoakan yang terbaik untuk buah hatinya. “Rembulan di Antara Sepertiga Malam” mengisahkan suka duka, rindu, sedih dan bahagia sebagai orang tua selama tiga bulan berpisah untuk sementara. Rasa terharu dan bahagia tumpah dalam balutan tradisi acara sungkeman. Sejak saat itu antara orang tua dan ananda diperkenankan untuk bertemu melepas rindu.
Bisa didapatkan di Dewan Bahasa Jawa Kabupaten Blora
Penulis : Kusnoko Penerbit : Dewan Bahasa Jawa Kabupaten Blora
SINOPSIS
Catatan Hidup merupakan kumpulan puisi. Menulis puisi merupakan kegiatan dalam upaya membudayakan karya sastra secara langsung, sederhana dan ada nilai estetisnya tersendiri. Kegiatan menulis puisi sangat penting dilakukan untuk menunjang perkembangan kebudayaan bangsa. Salah satu fungsi puisi adalah sebagai tempat meenyampaikan pesan moral, ide, gagasan, ajakan, kritikan, kekaguman dan ungkapan. Sehingga puisi harus mempunyai suatu tujuan dan punya manfaat tertentu. Demikian pula Catatan Hidup adalah kumpulan puisi yang memuat kisah hidup baik nyata maupun fiktif untuk pengungkapan ide dan gagasan yang dapat diambil nilai pendidikannya.
Bisa didapatkan di Dewan Bahasa Jawa Kabupaten Blora
Dari kiri Trimo, S.Pd., M.Pd. (Pengajar TOT Jawa Tengah), Muchlisin, SH.I (DPRD Blora), Buana Adi Nugroho, S.Pd (Kasi Pembinaan SD) dan Sucipto, S.Pd. (Guru Master).
Blora, 1 Oktober 2022
Diseminasi Model Pembelajaran Bahasa Jawa merupakan tindak lanjut dari kegiatan Trainer of Trainer (TOT) Guru Utama yang diselenggarakan Balai Bahasa Jawa Tengah di Banjarnegara. Kegiatan TOT dikuti oleh guru bahasa Jawa SD dan SMP Se-Jawa Tengah termasuk kabupaten Blora. Sedangkang Balai Bahasa Jawa Tengah mengemban amanat dari Kemdikbudristek Merdeka Belajar Episode 17 Revitalisasi Bahasa Daerah. Puncak dari kegiatan revitalisasi adalah Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang dikuti siswa SD-SMP perwakilan dari kabupaten/kota se Jawa Tengah.
Diseminasi yang diselenggarakan di kabupaten Blora melibatkan 600 guru SD pengajar bahasa Jawa. Kegiatan yang dibuka oleh Kabid Dikdas mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora ini dibagi dalam empat angkatan. Narasumber merupakan guru master yang mengikuti TOT di Solo tahun 2021 dan Guru Utama yang mengikuti TOT di Banjarnegara. Selain itu juga menghadirkan pengajar TOT di Solo dan Banjarnegara Trimo, S.Pd., M.Pd.
Materi diseminasi adalah geguritan, mendongeng, aksara Jawa dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Mulok Bahasa Jawa. Penekanan IKM pada pembelajaran paradikma baru, pembelajaran berbasis proyek dan Profil Pelajar Pancasila (P3). Kegiatan yang ditutup oleh Kasi Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Blora ini diapresiasi oleh Muchlisin, SH.I anggota DPRD Kabupaten Blora. Beliau menyatakan bahwa kegiatan peningkatan kompetensi guru khusunya di bidang bahasa, sastra dan aksara Jawa sangat penting maka perlu untuk pengawalan dalam hal perencanaan dan pembiayaan. tr03.